Mata Lelah Saat Nyuapin Anak? Jangan Anggap SePeLe, Bun

 

Seorang sahabat, curhat ke saya. Katanya, dia sempat merasa frustrasi saat menyuapi anaknya, Bryan, yang baru berusia 1,5 tahun. Bukan hanya karena si anak sedang dalam fase susah makan, tapi karena ibunya sendiri merasa tidak nyaman saat melakukannya. Mata terasa berat, dan kadang perih sampai berkaca-kaca. Setiap kali dia membungkuk sedikit demi melihat sendoknya masuk ke mulut Reyhan, matanya terasa seperti tertarik dan lelah.



Saya menanggapi dengan tenang. Soalnya saya juga pernah mengalami hal itu. Dulu, awalnya saya pikir mengalami ini cuma karena kurang tidur. Tapi ternyata bukan hanya itu. Setelah saya cari tahu, saya mengalami mata kering, dan ternyata gejalanya bisa mengganggu aktivitas parenting sehari-hari. Ini juga yang akhirnya membuat saya sadar: mengurus anak butuh tubuh yang sehat, termasuk mata yang sehat.

Cerita di Balik Sendok Makan dan Mata yang Lelah

Saya masih ingat banget waktu Rexy, anak saya, mulai belajar makan sendiri. Tapi seperti kebanyakan balita, usahanya makan sendiri lebih banyak berujung dengan makanan berceceran di mana-mana. Saya tetap semangat, walaupun tetap perlu menyuapi sisanya agar nutrisinya tetap tercukupi.

Sayangnya, saat harus fokus pada gerakan tangan kecilnya yang berusaha menyendok nasi ke mulut, mata saya justru makin terasa sepet dan perih. Saat ia menatap saya dengan wajah polos, saya malah sibuk mengucek mata. Hingga suatu sore, suami saya nyeletuk, “Kayaknya kamu butuh tetes mata deh. Itu mata udah merah banget.”

Memang betul. Saya nggak bisa terus begini. Kalau mata saya terganggu, bagaimana saya bisa maksimal mendampingi tumbuh kembang anak?

Gejala Mata Kering yang Harus Diwaspadai: SePeLe

Saya pun mulai mencari tahu tentang mata kering, dan saya menemukan singkatan yang sangat menggambarkan kondisinya: SePeLeSepet, Perih, Lelah. Awalnya tampak sepele, tapi dampaknya nyata.

  • Sepet: Mata terasa berat, seperti kering dan tegang. Rasanya nggak nyaman sekali saat harus fokus memperhatikan si kecil.
  • Perih: Ada sensasi panas, apalagi kalau kelamaan lihat layar atau berada di ruangan ber-AC.
  • Lelah: Bahkan setelah tidur cukup pun, mata tetap terasa capek. Pandangan jadi tidak maksimal.

Gejala ini makin terasa saat saya harus melihat layar gadget untuk mencari resep MPASI atau mencatat perkembangan berat badan anak.

Solusi Praktis: INSTO DRY EYES

Akhirnya saya mencoba INSTO DRY EYES, yang direkomendasikan teman sesama ibu muda. Tetes matanya membantu banget. Begitu saya teteskan, mata langsung terasa lebih lembap dan nyaman. Ini penting, karena saat mengurus anak, kita butuh penglihatan yang jernih dan fokus yang penuh.

Saya mulai menyimpan INSTO DRY EYES di tas popok, jadi bisa saya pakai kapan pun dibutuhkan. Terutama ketika harus menemani anak belajar makan, menemaninya bermain, atau bahkan saat membaca buku cerita menjelang tidur.

Ternyata, #InstoDryEyes memang menjadi penyelamat. Saya sadar bahwa menjaga kesehatan mata adalah bagian dari menjaga diri sendiri agar bisa hadir 100% untuk anak. Karena #MataKeringJanganSepelein. Nah, saya juga merekomendasikan INSTO DRY EYES pada sahabat saya, mamanya Bryan.



Tips Merawat Mata Bagi Ibu yang Sibuk Mengurus Anak

Berikut beberapa tips sederhana yang saya terapkan agar mata tetap sehat meski aktivitas mengurus anak tak pernah berhenti:

  1. Kurangi penggunaan gadget terlalu lama
    Saya membatasi waktu lihat layar dengan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke jarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
  2. Jaga asupan cairan
    Saya pastikan cukup minum air putih minimal 8 gelas sehari. Ini bukan hanya baik untuk tubuh tapi juga penting untuk menjaga kelembapan mata.
  3. Gunakan pelumas mata seperti INSTO DRY EYES
    Tetes mata ini sangat praktis, terutama saat kita tidak punya waktu banyak untuk istirahat.
  4. Istirahatkan mata di sela aktivitas
    Saat anak tidur siang, saya juga usahakan untuk terlelap sebentar. Meskipun hanya 10 menit, cukup untuk membantu merilekskan mata.
  5. Perhatikan pencahayaan saat beraktivitas
    Ruangan tempat kami biasa bermain dan membaca buku bersama saya pastikan cukup terang agar mata tidak bekerja lebih keras dari seharusnya.

 

Mata yang Sehat untuk Menemani Tumbuh Kembang Anak

Mengasuh anak memang tak pernah lepas dari kelelahan fisik dan emosional. Tapi jangan lupa, mata juga termasuk bagian penting dari perjalanan kita sebagai orang tua. Mata sepet, perih, dan lelah bisa jadi tanda-tanda awal mata kering, dan mata kering jangan disepele in. Karena dengan mata yang sehat, kita bisa melihat lebih jelas senyum kecil anak, perubahan kecil pada tumbuh kembangnya, dan dunia indah yang sedang mereka pelajari setiap hari.

Jadi, jika mulai merasa gejala SePeLe, segera tetesin Insto Dry Eyes, dan lanjutkan hari bersama si kecil dengan nyaman.

 

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Bayi Sering Bangun Tengah Malam? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kapan Bayi Boleh Diajak Keluar Rumah? Panduan Aman untuk Orang Tua